Fakta Menarik Galaksi Sombrero M104

Fakta Menarik Galaksi Sombrero M104 Fakta Menarik Galaksi Sombrero M104

Skyofnight.net –  Alam semesta memang benar-benar sangat luas dan memiliki ukuran yang tak terhingga. Galaksi merupakan salah satu objek di alam semesta yang memiliki ukuran sangat besar dan terdiri dari berbagai macam objek langit di dalamnya.

Tak seperti galaksi kebanyakan, Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai beberapa fakta menarik galaksi sombrero M104 :

1. Pertama kali ditemukan pada 1781
Dilansir laman The Planets, Galaksi Sombrero pertama kali dilihat oleh astronom asal Prancis bernama Pierre Méchain pada 11 Mei 1781.

Namun, Galaksi Sombrero ini baru dimasukkan dalam katalog Messier 140 tahun kemudian yaitu pada 1921 dengan kode M106. Katalog Messier sendiri ditulis oleh astronom bernama Charles Messier.

2. Jarak dengan Bumi
Jarak Galaksi Sombrero dari Bumi yaitu sejauh 29,35 juta tahun cahaya. Galaksi ini bisa terlihat selama musim semi dan awal musim panas di antara rasi Bintang Virgo dan Corvus atau kamu bisa mengarahkan teleskopmu ke 11,5 derajat sebelah barat Bintang Spica dan 5,5 derajat timur laut Bintang Eta Corvi saat malam gelap.

3. Berukuran lebih kecil dari Bimasakti
Galaksi Sombrero berdiameter 50 ribu tahun cahaya. Ukurannya ini lebih kecil daripada galaksi bimasakti atau berukuran 3/10 dari Galaksi Milky Way. Jika dibandingkan, ukuran Sombrero sama dengan 800 miliar ukuran Matahari. Wow!

4. Bentuknya mirip seperti topi
Galaksi Sombrero termasuk jenis galaksi spiral. Tak seperti kebanyakan, Galaksi Sombrero memiliki pusat inti galaksi yang sangat besar dan menonjol sehingga terlihat menggembung.

Cincin debu di sekelilingnya pun terlihat miring mirip seseorang yang sedang memakai topi khas Brasil yaitu Sombrero. Oleh karenanya, Galaksi M104 ini diberi nama Galaksi Sombrero.

5. Punya banyak kode nama
Galaksi Sombrero tak hanya dikenali dengan kode M 104, tetapi dikenali juga dengan kode nama NGC 4594, PGC 042407, UGC 293,MCG -2-32-20, IRAS (Infrared Astronomical Satellite) 12373-1120, GC 3132, h 1376, dan H 1.43.

6. Sulit diamati
Dilansir laman The Planets, bagian inti dari Galaksi M104 memiliki cahaya yang amat terang sehingga membuatnya terlihat lebih menonjol. Hal tersebut terjadi karena miliaran bintang- bintang tua yang berada di inti galaksi membuat pendaran cahaya yang tersebar ke segala arah.

Namun, karena hal tersebut, inti Galaksi M104 sulit dicitrakan dengan cahaya tampak sehingga harus menggunakan pencitraan inframerah dan sinar X sebagai penunjang pencitraan terhadap Galaksi Sombrero.

7. Cakramnya tersusun atas debu
Teleskop Luar Angkasa Hubble dan Spitzer Space Telescope NASA telah digunakan untuk mengamati Galaksi Sombrero dalam cahaya tampak dan inframerah.

Dilansir laman Space Facts, dengan menggunakan pencitraan inframerah, bagian cakram yang mengelilingi pusat Galaksi Sombrero ternyata terdapat jalur debu yang terdiri dari awan gas, debu dingin, dan gas atom hidrogen.

Karena elemen-elemen tersebut, tempat ini juga diketahui sebagai tempat pembibitan dan pembentukan bintang- bintang baru di Galaksi M104. Tak heran, astronom menemukan banyak pembentukan bintang di dalamnya.

8. Terdapat lubang hitam di inti pusat galaksinya
Berdasarkan pengamatan menggunakan gelombang elektromagnet, ditemukan sebuah lubang hitam yg sangat besar dan supermasif di pusat galaksinya.

Dilansir laman The Planets, hasil pengamatan gerakan bintang di dekat lubang hitam menunjukkan bahwa ia dapat memiliki massa satu miliar Matahari, mungkin yang paling masif dari lubang hitam yang ditemukan sejauh ini di inti galaksi.