bintang paling terang di jagat raya

Bintang Paling Terang di Malam Hari – Pada malam hari terdapat banyak sekali bintang yang menerangi langit. Bintang yang ada memiliki ukuran yang sangat beragam. Langit malam memiliki begitu banyak bintang yang menyajikan pemandangan menakjubkan. Dilansir Astronomy, bintang-bintang tersebut diklasifikasikan berdasarkan temperaturnya dalam kelas spektral yang terdiri dari 10 urutan, yaitu O, B, A, F, G, K, M, L, T, Y.

Nah, kali ini kita bakal membahas lima bintang berwarna merah dan putih yang bersinar terang di langit malam. Masuk ke dalam tipe spektral apakah bintang-bintang tersebut? Yuk, simak di bawah ini!

Bintang Paling Terang di Malam Hari

1. Antares
Antares merupakan bintang paling terang di rasi Scorpius si Kalajengking. Dilansir Earth Sky, bintang ini masuk ke dalam tipe spektral M1. Itu artinya, Antares adalah bintang merah raksasa yang memiliki suhu sekiranya 3.400 derajat Celsius.

Antares diketahui sudah memasuki fase akhir hidupnya. Bintang merah raksasa ini diperkirakan bakal mengalami supernova atau ledakan dahsyat dalam beberapa juta tahun yang akan datang.

2. Sirius
Sirius merupakan bintang paling terang nomor satu di langit malam. Bintang ini termasuk ke dalam tipe spektral A, tepatnya A1V, yang mana memancarkan cahaya putih cerlang.

Sirius adalah bagian dari keluarga rasi Canis Major. Bintang ini memiliki temperatur yang mencapai 9.667 derajat Celsius, hampir dua kali lipat suhu Matahari yang hanya sekiranya 5.800 derajat Celsius.

Baca Juga : Nama-Nama Bintang Paling Redup

3. Arcturus
Arctutus ialah bintang paling terang ke-4 di langit malam. Bintang ini termasuk ke dalam tipe spektral K, lebih lengkapnya K0 III, yang membuat Arcturus memancarkan cahaya merah menyala.

Arcturus memiliki temperatur sekiranya 4 ribu derajat Celsius. Bintang ini sedikit lebih dingin dari Matahari, tetapi cahayanya bersinar 28 kali lebih terang dari bintang di tata surya kita, lho!

Mengapa demikian? Ini karena Arcturus memiliki ukuran yang satu kali lebih besar dari Matahari. Sehingga, meskipun suhunya rendah, ukurannya yang masif bakal membuat Arcturus nampak terang di langit malam. Ini juga berlaku bagi bintang-bintang yang lainnya.

4. Canopus
Canopus merupakan bintang dari keluarga rasi Carina yang menduduki posisi ke-2 objek bercahaya paling terang di langit malam. Dilansir Sky and Telescope, bintang ini masuk ke dalam tipe spektral A atau F, tepatnya A9 atau F0.

Hal itu membuat cahaya yang dipancarkan Canopus nampak berwarna putih cerlang. Suhu dari bintang ini diperkirakan mencapai 7.077 derajat Celsius.

Nama-Nama Bintang Paling Redup – Bintang merupakan salah satu benda langit yang sangat indah jika di lihat di malam hari. Bentuknya yang seperti meteor kecil membuat mata kita serasa manja. Namun tidak semua bintang memiliki cahaya yang terang. Berikut adalah bintang redup yang ada di langit

1. Atakoraka
Atakoraka atau yang memiliki nama lain WASP-64 adalah salah satu bintang paling redup di langit malam. Bintang ini terletak di dalam garis-garis pembentuk rasi Canis Major.

Dilansir International Astronomical Union (IAU), Atakoraka mempunyai magnitudo tampak sebesar 12,69. Jadi, bisa dipastikan jika bintang ini tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Kamu memerlukan bantuan teleskop untuk mengamatinya.

Nama-Nama Bintang Paling Redup

2. Horna
Horna atau yang disebut juga HAT-P-38 termasuk ke dalam bintang redup yang menghiasi langit malam. Bintang ini terletak di rasi Triangulum, tepatnya di dalam garis-garis pembentuk rasi.

Dilansir IAU, Horna memiliki magnitudo tampak sebesar 12,53. Yap, sama seperti Atakoraka, bintang yang memancarkan cahaya kuning ini hanya bisa diamati jelas melalui teleskop.

3. Marohu
Bintang Marohu atau WASP-6 adalah bintang redup yang menghuni ruang rasi Aquarius. Bintang ini termasuk ke dalam tipe spektral bintang G8 yang memancarkan cahaya kuning.

Marohu mempunyai magnitudo tampak sebesar 12,16. Dilansir Go Astronomy, bintang yang berjarak sekiranya 1.000 tahun cahaya dari Bumi ini memiliki satu buah eksoplanet di orbitnya yang diberi nama Boinayel.

Baca Juga : Fakta Menarik dari Gerhana Bulan

4. Lerna
Lerna atau yang memiliki nama lain HAT-P-42 masuk ke dalam deretan bintang paling redup karena magnitudo tampaknya yang mencapai 12,15. Dilansir Universe Guide, bintang ini terletak di dalan garis rasi Hydra si Ular Air.

Jaraknya dengan Bumi diperkirakan sejauh 1.458 tahun cahaya. Sama seperti Marohu, bintang yang dua kali lebih besar dari Matahari ini juga memiliki satu buah eksoplanet di orbitnya.

5. Absolutno
Bintang Absolutno atau yang disebut juga XO-5 merupakan salah satu bintang yang terletak di dalam garis konstelasi Lynx. Bintang ini masuk ke dalam bintang paling redup dengan magnitudo tampak sebesar 12,13.

Jaraknya dengan Bumi diperkirakan sejauh 907,93 tahun cahaya. Dilansir Go Astronomy, Absolutno juga teridentifikasi memiliki satu buah eksoplanet. Setelah diteliti lebih lanjut, eksoplanet tersebut memiliki ukuran sebesar Jupiter, namun suhunya sangat panas.

Daftar Bintang Paling Terang di Malam Hari Daftar Bintang Paling Terang di Malam Hari

Daftar Bintang Paling Terang di Malam Hari – Berikut ini merupakan artikel yang membahas tentang daftar bintang yang menjadi bintang yang paling terang di langit malam hari.

1. Sirius (Alpha Canis Majoris)

Bintang paling terang di seluruh langit malam bernama Sirius. Terletak jauh di selatan “celestial equator” pada koordinat -16,7o, bintang ini dapat terlihat dari seluruh bagian planet ini. Bintang berwarna putih dengan magnitude -1,5 pada jarak sekitar 8 tahun cahaya ini merupakan bintang utama pada konstelasi atau rasi bintang Canis Major (The Greater Dog), karena itulah bintang ini juga disebut sebagai Dog Star. Bintang ini dianggap penting semenjak zaman dahulu kala. Pada Mesir Kuno, bintang ini menandakan awal mula dari banjir Sungai Nil yang mana penting bagi kelangsungan pertanian dan masyarakatnya.

2. Canopus (Alpha Carinae).

Ini merupakan bintang paling terang nomor dua setelah Sirius, dengan magnitude -0,72. Bintang ini merupakan komponen terpenting dari rasi bintang Carina. Dalam mitologi Yunani melambangkan Canopus, yakni pilot dari kapal Raja Menelaus karena ia adalah bintang yang terletak jauh di belahan Bumi Selatan, di selatan Bahía Blanca (Argentina) dan Valdivia (Chili), . Bintang ini bersifat sirkumpolar, yang berarti ia tidak pernah terbenam di bawah cakrawala. Namun Canopus tidak terlihat dari manapun di Eropa, membutuhkan garis lintang dari 20°LU untuk berkontemplasi. Canopus diklasifikasikan sebagai raksasa putih kekuningan (Yellowish-White Giant).

3. Rigil Kentaurus (Alpha Centauri).

Bintang paling terang nomor tiga ini merupakan suatu sistem yang terdiri dari tiga komponen, yang mana komponen utamanya berwarna kekuningan dengan magnitude -0,29. Dapat ditemukan di rasi bintang Centaurus, yang “hanya” berjarak sekitar 4,36 tahun cahaya dari sistem tata surya kita yang menjadikannya sistem paling dekat dengan kita. Salah satu komponennya, Proxima Centauri, adalah bintang yang paling dekat dengan kita, hanya 4,23 tahun cahaya jauhnya. Rigil Kentaurus merupakan bintang merah yang kecil, yang hanya bisa terlihat menggunakan teleskop kuat. Centaur sendiri merupakan salah satu mitos paling terkenal yang melambangkan Chiron, makhluk dengan setengah tubuh dan kaki kuda dan setengah tubuhnya lagi merupakan manusia.

Baca Juga: Kelahiran dan Kematian Bintang

4. Arcturus (Alpha Bootis).

Bintang keempat dalam hal paling terang ini merupakan anggota utama dari konstelasi Bootes, dapat terlihat pada garis lintang 50°LS atau lebih, dan merupakan yang paling terang di belahan bumi bagian utara, dengan magnitude sebesar -0,04. Ia merupakan bintang oranye raksasa (Orange Giant) yang berjarak 37 tahun cahaya, serta juga yang paling menonjol pada langit musim semi. Di Yunani Kuno dikenal sebagai The Guardian Bear, di mana ia memeroleh namanya yang merujuk pada kedekatannya dengan rasi bintang Ursa Major dan Ursa Minor.

5. Vega (Alpha Lyrae).

Bintang paling terang kelima ini adalah komponen utama dari Lyra, konstelasi musim panas boreal yang bisa terlihat hingga 40ºLS. Merupakan bintang putih dari urutan utama (main sequence), yang berarti ia masih mengubah hidrogennya menjadi helium sebagai hasil dari pembakaran. Bersama dengan Altair (Alpha Aquilae) dan Deneb (Alpha Cygni), ia membentuk apa yang disebut Summer Triangle, referensi penting untuk orientasi langit malam musim boreal ini.

Dalam mitologi klasik, Helenistik digambarkan sebagai kecapi Muses, ditemukan oleh Hermes, yang memberikannya kepada Apollo sebagai ganti rugi atas perampokan yang dilakukannya terhadapnya. Selanjutnya Apollo memberikannya kepada Orpheus, dan ketika dia meninggal, Zeus mengubah Lyre menjadi rasi bintang.